Minggu, 17 Mei 2020

Karang Taruna Patria Remaja Cicinde Utara Santuni Anak Yatim

Karang Taruna& Panitia acara melakukan foto bersama seusai acara santunan (foto by.Kb)
infonews871.blogspot.com
infonews-Banyusari.Pandemi Covid19 yang melanda dunia saat ini ternyata banyak hikmah dibaliknya, berbagai instansi,lembaga, organisasi kemasyarakatan bahkan perorangan berlomba melakukan bentuk kepedulian pada sesama ditengah Pandemi yang kini tengah melanda.
Sebanyak 100 orang yatim-piatu
Berkumpul dihalaman
Desa Cicinde utara
untuk merima santunan
Karang Taruna Patria Remaja Cicinde Utara Kecamatan Banyusari,yang dikomandoi hj.Ucin Supriadi,S.KM,adalah salah satu organisasi kepemudaan yang juga tergabung dalam satgas penanggulangan Covid19 tingkat desa, kembali menunjukkan eksistensinya,kali ini sebanyak 100 anak yatim-piatu dikumpulkan dihalaman desa balai desa Cicinde Utara untuk menerima santunan dari karang taruna Patria remaja desa cicinde Utara.
Hi.Ucin Supriadi.S.KM
 Memberikan santunan
 dalam acara pembukaan
Baksos.
Ketika ditemui disela-sela pemberian santunan tersebut,hj.ucin mengatakan"Alhamdulillah, meskipun persiapan cuma tiga hari acara santunan ini akhirnya bisa terlaksana dan sukses,saya mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur serta para dermawan yang telah memberikan donasinya hingga sukses Acra santunan ini" ungkapnya.
Hi.Ucin Supriadi.S.KM
Ketua Karang Taruna
 Patria Remaja
Desa Cicinde Utara
Santunan berupa uang dan makanan siap saji yang langsung diberikan pada anak yatim-piatu juga dihadiri oleh Kepala Desa Cicinde Utara serta Babinsa AD serta perwakilan dari para donatur.
(Kang Bahar)




Senin, 04 Mei 2020

Waspada E-warung Siluman Dalam Penyaluran Bantuan

ilustrasi e-warung siluman
(Pto by infonews)

infonews Karawang– Menurut salah satu penerima pkh angkat suara soal adanya laporan dari masyarakat soal keberadaan warung-warung ‘siluman’ yang mendistribusikan beras untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Warung-warung ‘siluman’ ini menurutnya hanya buka saat ada penyaluran BPNT.
E-warung adalah agen bank, pedagang dan/atau pihak lain yang telah bekerja sama dengan Bank Penyalur dan ditentukan sebagai tempat pembelian bahan pangan oleh KPM, yaitu pasar tradisional, warung, toko. Nama-namanya antara lain e-Warong KUBE, Warung Desa, Rumah Pangan Kita (RPK), Agen Laku Pandai, Agen Layanan Keuangan Digital (LKD) yang menjual bahan pangan, atau usaha eceran lainnya.
Ia bilang jika masyarakat sudah menemukan adanya bukti ketidakwajaran atau penyimpangan di program BPNT, ia berharap dinas terkait melaporkan kepada polisi agar ditindaklanjuti.
Kejadian ini terjadi di beberapa kecamatan .salah satu nya kecamatan Caringin.atas hasil pantauan dari infonews menemukan adanya indikasi e warung siluman yang memang sudah terorganisir.
Yang tidak punya warung bisa jadi e-Warung dan bisa menyalurkan BPNT. Ada kios-kios nggak jelas, siluman, yang buka hanya saat BPNT. Setelah itu nggak ada lagi. Ini ada mafia, supplier-nya mereka yang tahu. Ada kerja sama dengan supplier e-Warung, nanti kita buktikan, termasuk oknum lainya,” katanya.
Hasil kompirmasi awak media kepada TKSK melalui via wasthap menjelaskan bahwa Tidak ada rekomendasi dari TKSK, hanya setelah dia di tunjuk sebagai agen selanjutnya koordinasi dengan TKSK
Keagenan tersebut sifatnya mandiri,Jadi masing masing pengajuan ke BNI, Namun ada syarat yg tidak di cantumkan dalam persyaratan tetapi sangat menentukan di terima atau tidak sebagai agen46 khususnya untuk transaksi BPNT/PKH yaitu Rekomendasi dari Kades.” ungkap TKSK Kec Caringin. (Kang Bahar)

Minggu, 03 Mei 2020

Warga 12 desa di Kecamatan Banyusari Di Kabupaten Karawang Hari Ini Akan Menerima BANSOS


12 Desa Di Kecamatan Banyusari akan Menerima Bansos Terdampak Corona
infonews871.blogspot.com-senin.04 Mei 2020
infonews - Banyusari. Sebanyak 664 warga di 12 desa di Kecamatan Banyusari hari ini akan menerima Bantuan Sosial terdampak wabah Covid19.paket bantuan yang akan diterima warga berupa sembako serta uang tunai sebesar Rp.150ribu.
Proses penyaluran bantuan pemerintah yang didistribusikan melalui PT.Pos Indonesia ini dikawal ketat oleh TNI-Polri.
Camat Banyusari Iwan Ridwan F ketika diwawancarai infonews disela-sela persiapan pelepasan para ojeg pengantar Bantuan Sosial di kantor Pos Desa Gempol Banyusari mengatakan" dari 664 paket Bansos ini nantinya akan dibagi 12 desa yang ada di kecamatan banyusari tapi ini tidak rata pembagiannya di tiap desa" ungkapnya.
Bantuan Sosial terdampak Corona ini akan didistribusikan dengan cara diantar langsung para ojeg online pada warga penerima bantuan dengan melibatkan personil TNI-POLRI.
Kompol Wahyudin Serta Camat Banyusari Iwan Ridwan F
Dalam acara pelepasan para ojeg pengantar Bansos di kantor Pos Gempol
 Kapolsek Jatisari Kompol 
 Wahyudin.SH mengatakan" semua Babinkantibmas dari tiap desa bukan hanya dari POLRI juga dari Babinsa TNI akan bersinergi mengawal proses bantuan ini" ucapnya.

(Kang Bahar)

Jumat, 01 Mei 2020

Seorang warga pendatang dari jawa tengah mendadak meninggal di cicinde utara

Ucah seorang pendatang dari jawa tengah tergeletak
infonews871.blogspot.com
infonews-Banyusari. Cicinde Utara  kecamatan banyusari,dihebohkan terkait ditemukannya ,,Ucah seorang pendatang yang diperkirakan datang dua hari yang lalu tergeletak tak bernyawa didepan halaman sebuah rumah warga desa Cicinde Utara,penanganan lambat dari satgas Covid19 membuat warga tercekam ketakutan.
Bapak ayo
Saksi mata
Bpk.Ayo salah seorang saksi mata menyebutkan" ada sebuah angkot yang menurunkan korban,saat itu waktu d turunkan masih hidup,maklum lah ini kan jaman Corona jd warga pada takut gotong-gotong  mayat nya juga,jadi ya dibiarkan tergeletak karna pada takut, ungkapnya.
Petugas dengan APD lengkap langsung terjun ke lokasi untuk,untuk tindakan selanjutnya kita akan bawa dl ke rumah sakit paru Jatisari,ini untuk antisipasi aja" ungkap dr.ahmad Nurdin.(kang Bahar)


Selasa, 28 April 2020

Libatkan RT/RW Dalam Penyaluran BANSOS,Karna Dari Mereka Data Berasal

infonews-Provinsi Jawa Barat (Jabar) kontinyu menyempurnakan data penerima dan penyaluran bantuan sosial. Tujuannya, supaya bansos tepat sasaran, tidak tumpang tindih, dan berkeadilan. Dengan begitu, dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi COVID-19 pun bisa tertangani.(29/4/2020).
Ketua Divisi Logistik Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Arifin Soedjayana melaporkan, Pemda Provinsi Jabar hingga kini sudah menyalurkan sekitar 20.600 paket bansos bagi warga terdampak COVID-19 di seluruh Jabar. 
Bantuan sosial (bansos) senilai Rp500 ribu dari Pemda Provinsi Jabar merupakan salah satu dari sembilan pintu bantuan kepada warga terdampak pandemi COVID-19. 
Sembilan pintu itu adalah Kartu Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, bantuan sosial (bansos) dari presiden untuk perantau di Jabodetabek, Dana Desa (bagi kabupaten), Kartu Pra Kerja, bantuan tunai dari Kemensos, bansos provinsi, serta bansos dari kabupaten/kota.
Kemudian, Pemda Provinsi Jabar menggagas Gerakan Nasi Bungkus atau Gasibu yang bertujuan untuk memastikan semua masyarakat Jabar dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya. Meski begitu, bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah berbeda nilai, jenis, waktu penyebaran dan mekanismenya.
Arifin menyatakan, pihaknya terus menyempurnakan data penerima bansos. Di samping itu, penyaluran pun bansos dilakukan. Pada tahap pertama penyaluran fokus di wilayah Bodebek dan Bandung Raya. Kendati begitu, Pemda Provinsi Jabar mengebut pemadanan data dan validasi data di seluruh kabupaten/kota.
"Sambil menunggu evaluasi data, data yang sudah fix, dan sudah dipadankan dengan Disdukcapil, dengan dari RT/RW. Itu juga sudah disalurkan. Mungkin hanya 5 kabupaten/kota lagi yang masih melakukan pemadanan data," kata Arifin.
Menurut Arifin, terdapat sejumlah paket bansos dikembalikan karena kesalahan administrasi, seperti Nomor Induk Keluarga (NIK) yang tidak sesuai dengan KTP. Guna penyaluran berjalan optimal dan tepat sasaran, ketua RT/RW dilibatkan untuk memberikan pernyataan bahwa warga bersangkutan berhak mendapatkan bansos.
"Kalau saya melihat wajar, karena data sambil di-update terus. Mereka yang meninggal, mereka yang pindah, mereka tidak sama di NIK dan KTP. Kemudian, kita melihat realita di lapangan yang realistis," ucap Arifin.
"Kita pun akhirnya berkonsultasi menambahkan syaratnya. Apabila NIK tidak sama, lalu dikuatkan dari keterangan RT/RW. Itu lebih ke kesalahan administrasi, bukan kesalahan penerima. Itu yang sudah coba kita lakukan," imbuhnya. 
Selain itu, Pemda Provinsi Jabar membuka fitur aduan di aplikasi PIKOBAR. Warga Jabar yang terdampak COVID-19, tapi tidak terdata, dapat mengadu melalui fitur tersebut. 
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar Setiaji melaporkan hingga Selasa (28/4/20) aduan yang masuk mencapai 40.478. Aduan tersebut nantinya akan diverifikasi kepada Ketua RW melalui aplikasi Sapa Warga.
Aplikasi Sapa Warga dikembangkan Pemda Provinsi Jabar untuk memangkas jarak komunikasi masyarakat dengan pemerintah. Semua Ketua Rukun Warga (RW) dapat mengakses aplikasi Sapa Warga dan menjadi penanggungjawab. 
"Laporan terkait bantuan sosial adanya di PIKOBAR lewat fitur aduan. Sedangkan, di Sapa Warga untuk verifikasi penerima bantuan sosial. Sejak 13 April sampai 28 April, aduan yang masuk 40.478," kata Setiaji. 
Setiaji mengatakan, Ketua RW bisa mengusulkan penerima bansos dengan melampirkan identitas, lokasi, dan permasalahan yang terjadi di lingkungannya.
"Kami berkerja sama dengan DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa), Dinas Sosial, agar ketua RW mendapatkan informasi dan terlibat aktif melaporkan. Kami juga bekerja sama dengan PT Pos Indonesia agar Ketua RW melakukan aktivasi Sapa Warga," katanya.(Kang Bahar sumber By PEKA)

Jadwal Belajar dari Rumah di TVRI untuk SD, SMP, dan SMA! Rabu, 29 April 2020

Belajar dari rumah TVRI.

infonews871-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menghadirkan tayangan-tayangan edukatif melalui program "Belajar dari Rumah" lewat TVRI mulai Senin (13/4/2020) pagi.
Orangtua dan anak-anak dari segala jenjang pendidikan bisa menikmati acara sambil belajar di rumah. "Program Belajar dari Rumah merupakan bentuk upaya Kemendikbud membantu terselenggaranya pendidikan bagi semua kalangan masyarakat di masa darurat Covid-19," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim pada telekonferensi "Peluncuran Program Belajar dari Rumah" di Jakarta, Kamis (9/4/2020).
Nadiem menjelaskan konten pembelajaran dalam program Belajar dari Rumah akan fokus pada literasi, numerasi, dan penumbuhan budi pekerti atau pendidikan karakter.
Program Belajar dari Rumah bisa dinikmati oleh anak-anak dari tingkat PAUD, SD, SMP, SMA, hingga dewasa.
Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid menuturkan, pada akhir pekan, yakni pada Sabtu dan Minggu, ada durasi tiga jam khusus untuk program kebudayaan, antara lain gelar wicara (talkshow), podcast, kesenian, dan magazine tentang perkembangan budaya dari seluruh Indonesia.
Berikut jadwal "Belajar dari Rumah" di TVRI untuk besok, Rabu 29 April 2020:
08.00 – 08.30 WIB
(Siswa/Siswi PAUD dan sederajat) Jalan Sesama: Teman yang Baik.
08.30 – 09.00 WIB
(Siswa/Siswi SD Kelas 1-3 dan sederajat) Lagu dan Pakaian Adat: Aceh, Kalimantan, dan NTT.
09.00 – 09.30 WIB
(Siswa/Siswi SD Kelas 4-6 dan sederajat) X-Sains: Sumber-sumber Energi dan Energi Alternatif.
09.30 – 10.00 WIB
(Siswa/Siswi SMP dan sederajat) Vulkanologi.
10.00 – 10.30 WIB
(Siswa/Siswi SMA/SMK dan sederajat): Bisnis Produktif Mainan Edukatif.
10.30 – 11.00 WIB
(Orang Tua/Guru) Keluarga Indonesia Parenting: Waktu Berkualitas dengan Keluarga.
21.30 – 23.00 WIB
Film Nasional: Jagad x-code.
Jadwal Belajar dari Rumah di TVRI ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan penyiaran TVRI dan Kemendikbud.
Perubahan jadwal akan diinformasikan lebih lanjut.(Kang Bahar,sumber kompas.com)

Rabu, 22 April 2020

2000pcs Masker Dibagikan Gratis Pada Warga

Simbolis:Penyerahan masker secara simbolis oleh kades pada staf desa untuk dibagikan secara gratis pada warga.

infonews871.blogspot.com-kamis.23 April 2020.
infonews-Banyusari: Himbauan pemerintah yang mengharuskan seluruh warga memakai masker langsung disambut baik oleh pemerintahan desa Cicinde Selatan Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang.
Menurut Kepala Desa Cicinde Selatan Bapak Dasum,fihaknya membagikan masker ini adalah inisiatif darinya serta seluruh staf desa,karna melihat semakin merebaknya wabah virus Corona serta merangsang keperdulian masyarakat untuk memakai masker"Kami sengaja membuat masker ini untuk dibagikan secara gratis kepada warga kami,yang langsung dibagikan melalui para RT dan RW" ungkap kepala desa yang sudah dua periode ini kembali dipercaya memimpin oleh warganya.
Sebanyak 2000pcs masker dibagikan gratis pada seluruh warga desa Cicinde Selatan Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang.
Adanya pembagian masker ini juga adalah upaya pencegahan dalam memutus rantai penyebaran Covid19 di Kabupaten Karawang."Kami harap donasi ini dapat membantu memutus rantai penyebaran virus Corona di Kabupaten Karawang dan ini merupakan langkah preventif kami agar masyarakat terlindungi juga" ungkap hj.Tika kaur Desa Cicinde Selatan.
Ia berharap dengan adanya pembagian masker gratis ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu memakai masker,selalu menjaga kesehatan,menjaga kebersihan serta menjaga jarak guna menghindari Covid19.
"Agar masyarakat secara sadar menggunakan masker saat beraktivitas diluar ruangan.jangan anggap remeh,ini besar sekali manfaatnya untuk melindungi diri dari berbagai penyakit," pungkasnya.(Kang Bahar)



MKKS & FKKSMKS Kabupaten Karawang Siapkan Pengajuan Pembelajaran Tatap Muka Awal Tahun 2021

Musyawarah forum kerja kepala sekolah swasta Kab.Karawang bahas teknis persiapan sekolah tatap muka dimasa new normal jelang awal tahun 2021...